Vertigo Adalah

VERTIGO dan obat vertigo

obat vertigo

Vertigo bukan penyakit, melainkan gejala dari sederet penyakit. Sekurang-kurangnya, ada sepuluh penyakit yang disertai gejala vertigo. Bisa enteng, mungkin berat juga. Ada yang bisa sembuh  sendiri, ada pula yang perlu operasi (obat vertigo).

Vertigo adalah rasa berputar – putar. Melihat benda dan barang-barang di sekitar berjumpalitan, itu yang lazim dikeluhkan orang yang sedang mengalami vertigo.

Vertigo sering dirancukan dengan perasaan kepala kosong, rasa seperti mau pingsan akibat darah rendah, atau kurang darah,, namun tidak ada rasa berputar – putar. Pada vertigo betulan, orang juga mengalami gangguan berjalan lurus, selain mungkin mual dan pergerakan bola mata abnormal kesalah satu sisi. Pada penyakit meniere, keluhan vertigo disertai gangguan pendengaran.

 

Organ keseimbangan

Tubuh senantiasa terpelihara dalam posisi tegak seimbang berkat ada alat kontrol organ keseimbangan di dalam ruang telinga tengah.

Organ keseimbangan bekerja sebagai sebuah sistem. Ada tiga gelung pipa (semicircular canal) berisi cairan yang ketiganya bermuara ke ruang vestibule.

Di setiap ujung gelung pipa terdapat ujung ujung saraf cupula yang berada dalam ruang ampula. Cupula ini bersifat peka rangsangan jika tersentuh oleh aliran cairan dalam gelung pipa yang mengalir hilir mudik, sesuai posisi dan gerakan kepala. Dalam posisi kepala tertentu kadang aliran dalam gelung menyentuh cupula, kadang pula tidak.

Ada tidaknya sentuhan aliran cairan dalam masing-masing gelung pipa terhadap masing-masing cupula inilah yang akan memberi informasi ke otak lewat saraf keseimbangan (vestibular nerve) dalam posisi apa tubuh berada dari saat ke saat. Lalu, otak menata posisi seimbang dengan memerintahkan kepala dan postur tubuh, jika ternyata tidak berada dalam posisi tidak atau kurang seimbang, sehingga tubuh senantiasa terpelihara dalam posisi tegak seimbang. Untuk itu, perlu kordinasi dengan mata juga.

 

Keluhan vertigo muncul jika kerja organ keseimbangan ini mengalami gangguan. Gangguan bisa terjadi di komponen mana saja. Bisa di organ keseimbangan, bisa juga di tingkat pusat atau otak. Karena itu, untuk melacak penyebab vertigo perlu dilakukan beberapa tes dan pemeriksaan dibagian mana organ keseimbangan mengalami gangguan. Untuk itu, diperlukan tes, termasuk tes pendengaran, tes fungsi vestibule, foto tengkorak, pemeriksaan cairan otak rekam otak EEG, scan kepala, dan pemeriksaan pembuluh darah leher serta kepala.

 

Penyakit telinga sendiri lebih dari sepuluh jenis. Gangguan telinga bisa menjadi sumber penyebab vertigo, termasuk infeksi radang, dan tumir di dalam ruang telinga tengah, tempat organ keseimbangan berada. Infeksi dan tumor juga bisa mengenai saraf dan inti saraf di dalam otak, selain jika terjadi kelainan bola mata, gangguan aliran darah leher, penyakit saraf, atau tumor otak.

 

Sifat vertigo

Vertigo yang datang secara mendadak dan diselingi dengan mada normal umumnya bersifat ringan, biasanya disebabkan oleh gangguan organ keseimbangan. Vertigo jenis ini biasanya mereda setelah beberapa hari.

Jika vertigo disertai gangguan pendengaran, tuli sesaa, mendengar bunyi mendesis, kemungkinan ada gangguan di saraf pendengaran juga, selain di organ keseimbangan. Jika ada infeksi di gelung pipa organ keseimbangan, gejala vertigo nya biasanya berat. Jika keluhan vertigonya menetap untuk waktu lama, dan disertai gerakan bola mata abnormal, diikuti pula dengan gangguan melangkah, kemungkinan gangguannya terletak diotak. Vertigo pada peradangan vestibule di organ keseimbangan bisa menetap beberapa hari sampai beberapa minggu.

 

Orang yang mengidap darah rendah (hipotensi) sering mengeluh pusing setiap kali bangkit dari posisi berbaring. Pada kasus ini, bisa terjadi vertigo juga. Termasuk pada orang yang keracunan obat, seperti obat anti TBC, golongan streptomisin, alkohol, dan opium.

 

Vertigo tergolong ringan jika penyebabnya bukan diotak, melainkan di organ keseimbangan. Selain lebih lekas mereda, vertigonya muncul hanya di kepala berputar ke arah tertentu. Jika vertigo nya disebabkan gangguan diotak, selain lama meredanya, kemunculan vertigo terjadi pada setiap perubahan posisi kepala.

 

Vertigo yang bersumber di otak dapat muncul setelah gegar otak. Kemungkinan saraf vestibula lumpuh sesisi atau kedua sisi. Vertigo dalam kasus ini disertai mual dan muntah yang berlangsung terus – menerus dan disertai gerakan bola mata yang abnormal. Dengan obat – obatan, keluhan vertigi umumnya sembuh dalam 1 -3 bulan.

 

Adakalanya setelah vertigo akibat trauma kepla mereda, disusul dengan vertigo yang muncul jika kepala dalam posisi tertentu. Vertigo jenis ini hilang timbul, mungkin sepanjang hidup, akibat ada kerusakan menetap pada saraf keseimbangan atau kerusakan di ruang vestibula.

 

Vertigo akibat keracunan obat bisa mengganggu pendengaran. Umumnya, setelah obat dihentikan keluhan akan pulih dalam waktu enam bulan sampai setahun. Selain vertigo dan tuli, mungkin juga disertai keluhan berisik di telinga (tinnitus). Sindrom keracunan obat umumnya muncul dengan keluhan mual, pusing, dan sempoyongan.

 

Palsu atau asli

Kasus vertigo yang paling sering terjadi tergolong jenis ringan. Umumnya, vertigo ini muncul diakibatkan oleh perubahan posisi. Keluhan biasanya terjadi saat seseorang bangkit dari posisi berbaring.

Setiap kepala bergeser terasa pusing, mungkin disertai nual dan muntah, tanpa disertai gangguan pendengaran. Selain sebab trauma , jenis vertigi ini juga merupakan bagian dari proses menua.

Pada kasus ini ada sejenis kristal kapur (kalsium karbonat) yang berada didalam cairan gelung pipa organ keseimbangan. Pada orang -orang tertentu, kristal ini tersangkut di ujung-ujung saraf cupula sehingga secara berkala keluhan vertigo muncul. Keluhan biasanya muncul jika kepala bergoyang. Keluhan juga terasakan jika duduk, dan enak jika berbaring miring.

Pada kasus vertiho betulan, pasien tidak berani menggerakan kepala maupun membuka mata. Untuk itu, perlu penyangga leher agar posisi kepala tetap tegak lurus. Sementara, pada kasus vertigo palsu, vertigo akibat keluhan jiwa, misalnya, kepala dapat bebas bergerak tanpa disertai keluhan vertigo, namun mengaku vertigo.

Terapi vertigo tergantung penyebabnya. Jika tidak ada penyebab organik yang nyata, obat obatan umumnya bisa menolong. Jika ada gangguan kelainan atau penyakit yang merupakan akar penyebab tentu harus disingkirkan, sebab obat saja tidak menyembuhkan.

Pada kasus BPPV diperlukan bantuan dengan prosedur tertentu untuk memindahkan kristal kapur kearea yang tidak menimbulkan keluhan vertigo. Atau, mungkin diperlukan tindakan pembedahan.

Vertigo juga bisa merupakan bagian dari tumor otak. Ada beberapa jenis tumor di dasar otak, selain tumor otak kecil, yang gejalanya di sertai vertigo. Tumor pada saraf pendengaran umumnya diawali dengan tuli dadakan yang kian hari makin memburuk. Kemudian, disusul keluhan vertigo. Klo berjalan suka sempoyongan. Jika tumor nya sudah menjalar, muncul kelumpuhan wajah separuh, dan vertigonya kian memburuk. Pada jenis tumor otak lain, disertai dengan gejala gangguan fungsi otak lain, sesuai peta fungsi otak yang diembannya.

Setiap keluhan vertigo harus dinilai. Apakah gejalanya muncul dari proses yang progresif, semakin hati vertigonya semakin berat dan disusul keluhan keluhan lain. Atau, vertigo yang ringan dan bukan gejala dari penyakit berat, biasanya tidak bertambah berat, dan muncul sesekali saja. Sebagian keluhan vertigo bahkan bisa sembuh sendiri.

 

Obat vertigo

Atasi vertigo perlu refreshing

Vertigo merupakan suatu gejala atau perasaan yang dialami seseorang, berupa sensasi / rasa berputar. Hampir setiap penderita vertigo merasakan gerakan berputar secara mendadak selama beberapa saat dengan cepat. Vertigo juga dapat dirasakan sebagai rasa bergoyang. Rada berputar bisa sebagai dirinya yang berputar, atau dapat juga lingkungan atau apapun disekitarnya seolah berputar mengelilinginya. Sebenarnya vertigo merupakan suatu gejala, bukan diagnosis atau penyakit. Hal ini disebabkan atau muncul sebagai akibat dari gangguan sistem pengatur keseimbangan / alat keseimbangan tubuh penderita.

 

Gangguan tersebut bisa disebabkan oleh adanya gangguan fungsi, atau bisa juga akibat kerusakan alat keseimbangan. Gangguan fungsi saraf dalam telinga dalam, saraf keseimbangan, bahkan gangguan pada pusat keseimbangan di susunan saraf pusat (otak) kecil di bagian belakang (brainstem). Sering kali vertigo ini disertai rasa mual sampai muntah sehingga badan merasa lemas dan berkeringat dingin.

Penyebab terjadinya vertigo dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu sebagai berikut.

  1. Gangguan di sentral (susunan saraf pusat dan saraf keseimbangan).
  2. Gangguan di perifer (tepi).

Beberapa penyebab terjadinya vertigo antara lain sebagai berikut.

  1. Infeksi virus pada alat keseimbangan di telinga dalam.
  2. Radang/infeksi saraf keseimbangan (vestibular neuritis), biasanya terjadi serangan vertigo berulang beberapa jam atau beberapa hari setelah serangan pertamanya, sering kali disertai perasaan cemas, sering kali dialami setelah infeksi virus sebelumnya, tidak disertai gangguan maupun penurunan pendengaran.
  3. Benisgn paroxysmal positional vertigo, yang berhubungan dengan perubahan posisi kepala maupun badan, sering kali disertai mual dan muntah, membaik setelah beberapa hari kemudian disertai badan merasa limbung / goyang, busa diderita setelah mengalami cedera kepala, tanpa disertai gangguan maupun penurunan pendengaran, jenis vertigo ini cenderung membaik secara spontan setelah beberapa minggu atau bulan, tetapi kebanyakan penderita mengalami serangan vertigo beberapa bulan atau tahun kemudian.
  4. Iskhemia / penurunan suplai darah pada daerah vertebrobasiler.
  5. Gangguan fungsi saluran yang menghubungkan rongga telinga tengah dan tenggorok (tuba auditoria).
  6. Penyakit menier yang ditandai vertigo, gangguan pendengaran (tinnitus berdenging), penurunan pendengaran, sering sekali berhubungan dengan rasa tertekan pada telingan, serangan vertigo dapat mulai 1-24jam, tetapi sering kali disertai gangguan keseimbangan permanen/menetap dan telinga terasa berdenging yang bisa semakin terasa memberat, penurunan pendengaran pada jenis ini bisa membaik, tetapi bisa juga permanen.
  7. Radang / infeksi telinga tengah menahun (congek).
  8. Pemakaian obat-obatan salisilat, kina, golongan amiloglikosid.
  9. Migrain vestibula
  10. Epilepsi
  11. Tumor pada saraf pendengaran.
  12. Tumor nasofaring (hidung bagian belakang).
  13. Cedera pada pembuluh darah di susunan saraf pusat.
  14. Pasca cedera kepala.

Sebagian besar penderita biasanya menderita vertigo setelah menjalankan pekerjaan yang melelahkan, seperti sering menggunakan komputer dalam durasi lama, kecapaian, terlalu banyak pikiran/strees. Hal ini kemungkinan besar menyebabkan penyempitan pembuluh darah di alat keseimbangan sehingga aliran darah tidak memadai kebutuhan alat keseimbangan, baik di perifer maupun susunan saraf pusat.

Ada beberapa cara penanganan vertigo, misalnya dengan obat pelebar diameter pembuluh darah (vasodilator) dan beberapa obat perelaks pikiran. Selain menggunakan obat, cara menangani vertigo adalah dengan latihan mengerakan kepala kekiri dan ke kanan dan memiringkan tubuh ke beberapa arah. Untuk latihan gerakan ini, sebaiknya penderita konsultasi dengan dokter spesialis THT atau saraf.

Jika ada riwayat seperti itu, penderita harus mulai bisa menyesuaikan diri dengan segala aktivitas nya supaya tidak terjadi gangguan vertigo lagi. Beberapa penderita akhirnya membaik dengan cara ini, terutama jika disertai refreshing secara rutin, misalnya olahraga ringan secara teratur dan sebagainya.

 

Tangkis Serangan Vertigo

Apakah anda merasa pusing ? Apakah anda merasa mual ? Apakah anda merasa sekitar anda berputar, sementara anda tetap berdiri tegak ? Anda tidak dapat memfokuskan pandangan ? Bahkan, anda sulit untuk berdiri atau berjalan karena kehilangan keseimbangan ?

Semua itu adalah petanda anda terkena serangan vertigo. Bila anda merasa lingkungan sekitar anda yang berputar, berarti anda mengalami vertigo objektif. Bila anda yang merasa sedang berputar, sementara lingkungan anda tetap diam maka anda terkena serangan vertigo subjektif.

Banyak faktor yang bisa membuat vertigo leluasa menyerang anda. Diantara nya hal-hal berikut.

  • Mabuk darat atau mabuk laut.
  • Konsumsi alkohol.
  • Infeksi bakteri di telinga bagian dalam.
  • Infeksi virus (misalnya flu) yang mengganggu labirin telinga.
  • Radang sendi leher.
  • Pusat keseimbangan otak kekurangan sirkulasi darah.

 

obat vertigo

Bagaimana cara mencegah vertigo menyerang lagi ?

  • biasakan untuk tidur dengan posisi kepala lebih tinggi dari tubuh. Ketika bangun tidur, bangkitlah secara perlahan-lahan. Baiknya anda jangan langsung berdiri, melainkan gunakan beberapa menit untuk duduk dulu.
  • Jangan mengangkat barang dengan posisi membungkuk.
  • Gerakan kepala secara berhati-hati, terutama ketika sedang mendongak.
  • Konsumsi HD Bee-propolis dengan teratur untuk memperkuat kekebalan tubuh anda terhadap infeksi bakteri atau virus yang mampu mengganggu organ pendengaran anda.

 

obat vertigo

Ingatlah untuk melakukan hal hal berikut bila anda merasakan serangan vertigo.

  • Jangan panik. Pejamkan mata, tarik nafas dalam dalam, dan usahakan untuk berbaring. Tunggu beberapa menit untuk memastikan serangan vertigo itu berkurang atau tidak. Berbaringlah hingga serangan itu menghilang.
  • Setelah serangan berkurang, coba buka mata anda perlahan-lahan. Miringkan badan atau kepala anda ke kiri dan ke kanan. Bila setelah itu masih ada serangan, segera kembali berbaring di posisi semula.
  • Saat anda merasa mual, minta bantuan orang sekitar anda untuk memapah anda ke toilet. Biasanya keluhan vertigo akan berkurang segera setelah penderitanya muntah.
  • Bila obat anti vertigo atau anti muntah tersedia di sekitar anda, anda dapat mengkonsumsinya.
  • Segera ke dokter bila serangan belum juga berkurang walau anda sudah mengikuti anjuran-anjuran di atas.

 

obat vertigo

Penyembuhan Penderita Penyakit Vertigo dengan Bekam Akupuntur

Secara teori, seorang penderita vertigo karena adanya timbunan oksidan di sensor saraf pusat yang mengakibatkan sirkulasi darah dikepala dan suplai oksigen ke kepala terganggu dan berkurang sehingga berakibat kepala bergoyang dan tidak mempunyai keseimbangan tubuh ketika berdiri. Dengan dikeluarkannya oksidan yang menekan sensor saraf pusat dan membuat sempit pembuluh darah, dan menstimulasi saraf di sekitar organ tuk memperkuat imun, maka keluhan pusing dan berputar tersebut berangsur-angsur berkurang.

terapi menjadi obat vertigo yang sangat manjur

beberapa obat herbal yang tepat menjadi obat vertigo yang sangat ampuh

tentunya doa adalah sesuatu bagian yg paling penting menjadi obat vertigo